Minggu, 07 Juni 2026

Saprahan Rasa: Eksplorasi Kuliner Melayu, Tionghoa dan Dayak Kalamantan Barat

Saprahan Rasa: Eksplorasi Kuliner Melayu, Tionghoa dan Dayak Kalamantan Barat


 Penulis:

Yusawinur Barella
Sutoyo Budiharto

 Design Cover dan Layout : 
Adi Santoso


Diterbitkan Oleh : Top Indonesia
Jalan Purnama Agung VII No Y35 Pontianak Kalimanatan Barat
 Cetakan Pertama, Juni 2026  
Halaman 72 Halaman, 20 X 22 cm
 
 

Kalimantan Barat adalah tanah yang diberkahi keajaiban berlapis. Tiga komunitas budaya besar, yaitu Melayu, Tionghoa, dan Dayak, telah hidup berdampingan dalam harmoni yang teruji oleh waktu, melahirkan khazanah kuliner yang kaya, kompleks, dan penuh makna. Setiap hidangan yang lahir dari bumi Borneo bukan sekadar sajian untuk mengisi perut, melainkan cerminan nilai-nilai, sejarah, dan kearifan lokal yang terus hidup di tengah masyarakatnya. Majalah ini hadir sebagai jembatan antara kearifan leluhur dan generasi penerus yang akan mewarisinya. Anak-anak Kalimantan Barat hari ini tumbuh di tengah arus informasi global yang deras, namun tidak jarang lebih mengenal makanan dari negeri jauh dibandingkan hidangan yang dimasak oleh nenek mereka sendiri. Melalui majalah ini, mereka diajak untuk mengenal, mencintai, dan merasa bangga terhadap kekayaan kuliner daerah mereka sendiri. Lebih dari itu, majalah ini dirancang untuk dapat digunakan sebagai bahan ajar pendamping di sekolah, membantu peserta didik memahami budaya lokal melalui pendekatan yang paling hangat dan paling manusiawi, yaitu melalui cerita tentang makanan. Judul Saprahan Rasa dipilih karena Saprahan adalah tradisi makan bersama khas Melayu Kalimantan Barat, di mana semua orang duduk setara di hadapan hidangan yang sama, tanpa sekat jabatan maupun status sosial. 

Di Balik Pintu As Syifa

Di Balik Pintu As Syifa




 Penulis: 

Bari Barasila, S.Kep.Ners 


Editor : Eka Damayanti dan Dian Rahayu 

 Penata Letak dan  Desain Cover : Arie Pradipta Sastra 

 Penerbit: Top Indonesia Jalan Purnama Agung VII Pondok Agung Permata No. Y35 Pontianak Kalimantan Barat 

 Cetakan pertama:  Juni 2026

 139 halaman, 14 x 20 cm

Buku berjudul Di Balik Pintu AsSyifa, Membangun suatu pengobatan medis, nonmedis, alternative, dan thibbun nabawi, serta membentuk kawasan (pusat kesehatan, dakwah, dan Qur’an) ini akan membawa semua pembaca pada sebuah pemahaman bahwa kesehatan itu tidak serta merta datang sendiri tapi harus diupayakan. Bahwa untuk menjadi sehat seseorang dihadapkan pada pilihan-pilihan yang membuatnya harus bijak ketika menjalani pola hidup. Dibutuhkan Membangun suatu pengobatan medis, nonmedis, alternative, dan thibbun nabawi, serta membentuk kawasan (pusat kesehatan, dakwah, dan Qur’an)


Camilan Kenangan

Camilan Kenangan



Penulis:
 Chep Ahmad, Sri Rezeki, Eka D. Rifa’i, dkk.

 Design Cover dan Layout : Arie Pradipta Sastra 
 Editor: Sri Rezeki & Eka D. Rifa’i 

Diterbitkan Oleh : Top Indonesia
Jalan Purnama Agung VII No Y35 Pontianak Kalimanatan Barat
 Cetakan Pertama, Juni 2026  
Halaman x+167 Halaman, 14 X 20 cm
 
 

Buku Antologi Kisah Inspirasi yang ditulis berdasarkan mental health true story dilengkapi informasi unik ala ensiklopedia kuliner berjudul CAMILAN KENANGAN ini akhirnya dapat kami hadirkan. Buku ini merupakan Antologi keenam Komunitas Literasi Woman Writing World dan tampil dengan konsep berbeda dari yang sebelumnya. Jika pada antologi satu sampai dengan lima semua penulisnya adalah wanita, maka di tahun ini, kita juga mempersilahkan beberapa penulis pria yang berada di WAG Komunitas W3LUMINARE (up grade WAG komunitas) untuk turut berbagi kisah dan memberikan sentuhan manis pada buku yang butuh effort luar biasa dalam penulisannya.

TAREKAT DALAM PERSPEKTIF  KOMPREHENSIF: KONSEP, SEJARAH,  AJARAN, DAN DINAMIKA KONTEMPORER

TAREKAT DALAM PERSPEKTIF KOMPREHENSIF: KONSEP, SEJARAH, AJARAN, DAN DINAMIKA KONTEMPORER



Penulis:
Muh. Gitosaroso 

 Editor:
 Baharuddin 

 Setting dan Layout:
H. Setia Purwadi 

Penerbit:  Top Indonesia Pontianak 
Cetakan Pertama, Juni 2026 
Halaman vii +223 Page. 16 cm x 24 cm 
 
 
 
 

Refleksi terhadap unsur-unsur tarekat merupakan langkah penting untuk memahami kedalaman tradisi spiritual dalam tasawuf. Tarekat tidak hanya dipandang sebagai kumpulan praktik ibadah tertentu, tetapi juga sebagai sistem pembinaan spiritual yang memiliki struktur, nilai, dan metode yang teratur. Unsur-unsur yang terdapat dalam tarekat membentuk suatu kerangka yang membantu para murid menjalani perjalanan spiritual secara terarah dan berkesinambungan.

Salah satu unsur utama dalam tarekat adalah keberadaan seorang mursyid atau guru spiritual. Mursyid berperan sebagai pembimbing yang memberikan arahan kepada para murid dalam menjalani latihan-latihan spiritual. Melalui pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya, mursyid membantu murid memahami berbagai tahapan dalam perjalanan menuju kedekatan dengan Allah. Kehadiran seorang guru dalam tarekat dipandang penting karena perjalanan spiritual sering kali membutuhkan bimbingan agar tidak menyimpang dari ajaran yang benar.